Simulasi Bisnis Loket

Simulasi Bisnis Loket FASTPAY

 

Dengan layanan yang tersedia dan asumsi jumlah transaksi yang dimungkinkan maka dapat diproyeksikan suatu simulasi bisnis loket FastPay sebagai berikut.

 

Dengan layanan yang tersedia dan asumsi jumlah transaksi yang dimungkinkan maka dapat diproyeksikan simulasi bisnis loket FastPay sebagai berikut.

 


Simulasi Proyeksi Laba Bisnis Fastpay
Listrik Rp 1.200,-
Telepon Rp 1.250,-
Pulsa (Keuntungan langsung) Rp 500,-
Lain-lain (Kredit Motor, KK, dll.) Rp 1.500,-
Komisi Outlet & Sub Outlet Rp 50,-
Tiket Kereta Api Rp 3.500,-
Tiket Pesawat Terbang Rp 15.000,-

 

Transaksi Listrik
Asumsi Transaksi 800 Transaksi
Pendapatan 800 x Rp 1.200 = Rp 960.000,-

 

Transaksi Telepon
Asumsi Transaksi 800 Transaksi
Pendapatan 800 x Rp 1.250 = Rp 1.000.000,-

 

Transaksi Pulsa Hp (Keuntungan Langsung)
Asumsi Transaksi 800 Transaksi
Pendapatan 800 x Rp 500 = Rp 400.000,-

 

Transaksi Tiket Pesawat
Asumsi Transaksi 320 Transaksi
Pendapatan 320 x Rp 15.000 = 4.800.000,-

 

Transaksi Kereta Api
Asumsi Transaksi 300 Transaksi
Pendapatan 300 x Rp 3.500,- = Rp 1.050.000,-

 

Komisi Outlet & Sub Outlet
Asumsi Jumlah Outlet 10 Outlet
Asumsi Jumlah Sub-Outlet Per Outlet 10 Outlet
Asumsi Jumlah Transaksi Outlet & Sub-Outlet 2.745 transaksi
Pendapatan 10 x 10 x 2.745 x 50 = Rp 13.725.000,-

 

Komisi Aktivasi Downline
Asumsi Aktivasi 5 Downline Rp 50.000,- x 5 = Rp 250.000,-

 

Total Proyeksi Pendapatan
Transaksi Listrik Rp 960.000,-
Transaksi Telepon Rp 1.000.000,-
Transaksi Pulsa HP Rp 400.000,-
Transaksi Tiket Pesawat Rp 4.800.000,-
Transaksi Outlet & Sub-Outlet Rp 13.725.000,-
Transaksi Aktivasi Downline Rp 250.000,-
TOTAL PENDAPATAN PERBULAN Rp 21.135.000,-